Gejala Kelahiran Prematur
Gejala kelahiran prematur hampir serupa dengan gejala atau tanda hendak melahirkan, yaitu:
- Nyeri pinggang
- Kontraksi setiap 10 menit
- Kram di perut bagian bawah
- Keluar cairan dan lendir yang semakin banyak dari vagina
- Perdarahan vagina
- Peningkatan tekanan di bagian panggul dan vagina
- Mual dan muntah
Ciri-Ciri dan Penanganan Bayi Prematur
Secara fisik, bayi yang lahir prematur akan terlihat berbeda dari bayi yang lahir normal. Ciri lain bayi prematur adalah:
- Tubuh bayi berukuran lebih kecil dengan ukuran kepala yang sedikit lebih besar
- Diselimuti bulu halus yang tumbuh lebat di seluruh tubuh
- Tubuh bayi tidak sebulat bayi yang lahir normal, karena kekurangan lemak tubuh
- Suhu tubuh yang rendah
- Sulit bernapas karena perkembangan paru yang belum sempurna
- Belum bisa mengisap dan menelan dengan sempurna sehingga sulit menerima asupan makanan
Pencegahan Kelahiran Prematur
Langkah pencegahan utama kelahiran prematur adalah dengan menjaga kesehatan, sebelum dan selama masa kehamilan. Upaya ini dapat dilakukan dengan beberapa cara, yaitu:
- Periksakan kehamilan secara rutin, terutama jika memiliki faktor risiko kelahiran prematur.
- Konsumsi makanan sehat,bergizi lengkap, dan seimbang sebelum dan selama hamil.
- Hindari paparan asap rokok, bahan kimia, dan zat berbahaya lainnya.
- Penuhi kebutuhan cairan dengan cukup minum air putih.
- Konsumsi suplemen sesuai anjuran dokter.
- Pertimbangkan jarak kehamilan, karena dapat meningkatkan risiko kelahiran prematur bila kurang dari 6 bulan.
- Konsumsi obat-obatan secara teratur dan sesuai dengan anjuran dokter jika menderita penyakit kronis.
Penanganan Kelahiran Prematur
Penanganan kelahiran prematur tergantung pada kondisi kehamilan dan kesehatan pasien secara keseluruhan. Prosedur penanganan awal terhadap kelahiran prematur adalah:
Rawat inap
Pasien dianjurkan untuk menjalani rawat inap agar dokter dapat memantau kondisi ibu hamil dan janin. Di rumah sakit, dokter atau perawat akan memberikan cairan dan obat melalui infus.
Obat-obatan
Beberapa jenis obat yang akan diberikan dokter meliputi:
- Obat tokolitik, untuk mengurangi atau menghentikan kontraksi, seperti terbutalin dan isoxsuprine
- Kortikosteroid, untuk mempercepat perkembangan paru-paru janin
- Magnesium sulfat, untuk mengurangi risiko gangguan atau kerusakan pada otak janin yang harus dilahirkan sebelum minggu ke–32
- Antibiotik, jika kelahiran prematur disebabkan oleh infeksi.